Pengacara: Ahok Sengaja Tolak Hak Bebas Bersyarat, Alasannya…

oleh -203 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Penasehat hukum mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Teguh Samudera mengatakan kliennya memang sengaja menolak bebas bersyarat.

 

 

“Iya, (Pak Ahok) tidak mau menggunakan,” ujar Teguh melalui telepon, Kamis 6 September 2018.

Teguh mengatakan bahwa kliennya tidak mau mengambil haknya bebas bersyarat karena diperkirakan akan membuat masyarakat gaduh. Ahok memilih langsung bebas murni untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Dari pada nanti keluar digoreng macam-macan, kan banyak orang tidak suka apalagi dari sisi politik,” kata Teguh. Ahok menjalani pidana di Rumah Tahanan Mako Brimob, Depok, setelah dinyatakan bersalah menista agama oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Ia menjalani hukuman sejak 9 Mei 2017 lantaran pidatonya di Kepulauan Seribu pada tahun lalu. Majelis hakim menghukumnya dengan pidana penjara selama dua tahun. Kebebasan bersyarat adalah hak narapidana yang telah menjalani masa pidana selama dua per tiga dari hukumannya.

Menurut Teguh, Ahok diperkirakan akan selesai menjalani masa pidananya pada 2019. Namun, dia tidak merinci waktu pasti Ahok akan bebas dari bui.

“Bulannya kami hitung, kan ada remisi dan lain-lain.” Ahok sudah beberapa kali mendapatkan remisi.

Remisi pertama selama dua bulan, pada Natal 2018 ini Ahok juga akan kembali mendapatkan remisi.

“Haursnya bebas Mei kalau dihitung dari masa tahanan,” ujar Teguh.

Jika dihitung masa tahanan Ahok dikurangi remisi pertama selama dua bulan, maka mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan bebas pada 9 Maret 2019. Apabila Ahok mendapatkan remisi lagi pada Natal tahun ini, maka ia akan bebas pada awal 2019.

Sumber: Tempo.co

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *