Pertemuan Donald Trump – Kim Jong Un Batal, Beginilah Reaksi Korea Selatan

oleh -284 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Kantor Kepresidenan Korea Selatan merespons sikap Donald Trump yang pada hari Kamis kemarin mengumumkan pembatalan sepihak pertemuannya dengan Kim Jong Un.

Seoul menyatakan bahwa keputusan Donald Trump ‘sangat disesalkan dan mengkhawatirkan’.

 

Pernyataan dari kantor Presiden Moon Jae In tersebut dilanjutkan dengan rapat darurat dengan dewan keamanan nasional.

“Sangat disesalkan dan mengkhawatirkan bahwa KTT Amerika Serikat-Korea Utara tidak akan terwujud seperti yang direncanakan,” sebut pernyataan dari kantor Presiden Moon Jae-in seperti dikutip dari CNBC, Jumat 25 Mei 2018.

“Denuklirisasi dan perdamaian abadi di Semenanjung Korea tidak dapat ditinggalkan atau ditunda karena itu adalah penugasan sejarah,” katanya.

Blue House, sebutan untuk kantor presiden Korea Selatan menambahkan, “Ketulusan dari pihak-pihak yang terdampak, yang telah bekerja untuk menyelesaikan masalah, tidak berubah. Sulit untuk memecahkan persoalan diplomatik yang sensitif dan alot dengan cara berkomunikasi saat ini. (Kami) berharap bahwa para pemimpin dapat menyelesaikan masalah melalui dialog langsung dan dekat.”

Baca Juga: Cara Jitu Mendapatkan Penghasilan Tambahan Hingga Rp 20 Juta

Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un yang dijadwalkan terjadi pada 12 Juni 2018, kelak akan menjadi tatap muka pertama antara seorang Presiden Amerika Serikat dan pemimpin Korea Utara.

Adapun, Presiden Moon Jae In memainkan peran penting dalam perencanaan KTT Amerika Serikat-Korea Utara. Beberapa waktu lalu, Moon mengatakan bahwa “masa depan Semenanjung Korea” bergantung pada pertemuannya dengan Donald Trump di Gedung Putih pada Selasa, 22 Mei lalu.

Sementara, saat memberikan keterangan pers bersama dengan Moon, Donald Trump sudah mengemukakan keraguan terkait prospek pertemuannya dengan Kim Jong Un.

 

Dibatalkan Lewat Sepucuk Surat

Donald Trump membatalkan tatap mukanya dengan Kim Jong Un lewat sepucuk surat. Presiden ke-45 Amerika Serikat menyinggung komentar permusuhan baru-baru ini yang dilontarkan sejumlah pejabat tinggi Korea Utara dan keprihatinannya soal keinginan Pyongyang untuk menanggalkan senjata nuklir.

“Saya sangat menanti untuk bertemu dengan Anda (Kim Jong un). Sayangnya, mengingat betapa besar kemarahan dan sikap bermusuhan yang Anda tunjukkan lewat pernyataan terbaru Anda, saya merasa, untuk saat ini, rencana pertemuan itu tidak layak dilakukan,” tulis Donald Trump dalam surat tersebut, seperti dikutip dari BBC, Kamis, 24 Mei kemarin.

 

Donald Trump menutup surat itu dengan mengatakan, Kim Jong Un bisa menelepon atau berkirim surat kepadanya jika pemimpin Korea Utara itu berubah pikiran.

“Dunia, dan khususnya Korea Utara, telah kehilangan sebuah kesempatan besar untuk mencapai perdamaian serta kemakmuran dan kesejahteraan. Kesempatan yang hilang ini merupakan momen menyedihkan dalam sejarah.”

Trump tidak rinci menyebutkan apa yang dimaksudnya dengan kemarahan dan sikap bermusuhan Korea Utara namun, teranyar Wakil Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui melabeli Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence “bebal dan bodoh”.

 

Sumber: Liputan6

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *