Polisi Memastikan Muslim Cyber Army (MCA) Bagian dari Saracen

oleh -355 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Kepolisian Indonesia memastikan kelompok Muslim Cyber Army (MCA) memiliki kaitan dengan kelompok penyebar berita bohong atau hoax, Saracen.

 

 

Direktur Tindak Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran menyampaikan, kedua kelompok itu sama-sama menyebarkan informasi bohong dan ujaran kebencian dengan menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Pelaku-pelaku yang tergabung dalam MCA juga tergabung dengan Cluster X, Saracen,” ujar Fadil Imran di Mabes Polri, Jalan Trunoyo, Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 5 Maret 2018.

Fadil menegaskan, setelah dilakukan penelusuran lebih jauh terhadap para pelaku MCA yang telah ditangkap ternyata merupakan eks Saracen. Banyak sisa-sisa Saracen yang bebas berkeliaran bergabung dengan MCA.

Kelompok MCA, menyebarkan berita bohong terkait penyerangan ulama di berbagai daerah lewat sosial media. Selain itu, isu lain yang terus diembuskan, yaitu soal kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan harapan dapat meresahkan masyarakat dan menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang sah.

“Ini menunjukkan bahwa pembentukan opini isu penyerangan ulama dilakukan oleh kelompok tertentu di duina maya, internet, medsos,” kata Fadil.

Bareskrim Polri berhasil menangkap sejumlah anggota family MCA di lima kota, yakni Jakarta, Bandung, Bali, Pangkalpinang dan Palu. Mereka tergabung dalam group WhatsApp The Family MCA. Tersangka yang ditangkap berjumlah enam orang yaitu ML (40), RSD (35), RS (39),Yus (23), BS (35) dan RC di Palu.

Selain ujaran kebencian, sindikat ini ditengarai juga mengirimkan virus kepada kelompok atau orang yang dianggap musuh, virus itu biasanya merusak perangkat elektronik penerima.

Para pelaku disangka Pasal 45A ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan/atau pasal Jo pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan.

Sumber: Okezone.com

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *