Video Pria Yang Merusak Mainan Ini Karena Kesal Dengan Bea Cukai Menjadi Viral

oleh -431 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Sebuah video yang menayangkan pemusnahan barang impor menjadi viral di sosial media. Video ini melibatkan sejumlah petugas Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan dan seorang pria pemilik mainan impor bernama Faiz Ahmad.

 

 

Dalam video yang diposting di Facebook Faiz tersebut, terlihat mainan yang dibeli dari luar negeri tidak bisa dilepaskan oleh petugas Bea Cukai lantaran tidak memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia atau SNI. Faiz kemudian menghancurkan sendiri mainan yang ia beli seharga Rp 450 ribu tersebut karena tidak mau membayar biaya pengiriman dari luar negeri ke Indonesia yang didengarnya mencapai Rp 7 sampai Rp 8 juta.

Untuk barang impor tanpa sertifikasi SNI, Ditjen Bea Cukai sebetulnya memiliki ketentuan retur (pengembalian barang) atau pemusnahan. Namun Faiz memilih untuk memusnahkannya sendiri. Ia melemparkan mainan Power Ranger Ninja Storm Karakuri Ball merek Bandai itu ke lantai seraya menghancurkannya.

Usai menghancurkan mainan tersebut, Faiz lalu bertanya ke petugas Bea Cukai, “Nama Abang siapa?” Namun si petugas justru balik bertanya, “Ya maksudnya gimana nih, Bang? Ya udah.” Lantas Faiz menyebut, “Cukai Bengkulu nih, kelakuannya gini.”

Video ini dibagikan melalui akun Facebook miliknya dan viral karena kemudian disebar melalui akun YouTube. Namun dari pantauan sekitar pukul 11.00 WIB hari ini, Ahad, 21 Januari 2018, kiriman video di Facebook tersebut sudah dihapus.

Sedangkan video yang telah diedit saat ini masih ada di YouTube dikeluarkan oleh akun Tribunnews pada Kamis, 18 Januari 2018. Hingga sore hari ini, video tersebut telah ditonton hingga 27.833 kali dan menuai 179 komentar.

Salah satu netizen dengan nama Arianto Kurniawan setelah menonton video itu mempertanyakan aturan kepabeanan yang dipakai. “Lebai bgt ni aturan.. memang tu petugas bea cukai ga ada yg pernah ke luar negeri n beli mainan buat anak atau kerabatnya??? Customs indonesia memang keterlaluan… kemaren buahan anggur 1 bungkus yg dipermasalain sekarang mainan 1 buah.. nanti souvenir juga harus SNI????” Komentar itu diunggah sehari lalu.

Pihak Ditjen Bea Cukai akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun resmi Facebook, Jumat, 19 Januari 2018 lalu. Bea Cukai membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Bengkulu, Provinsi Bengkulu.

Namun Ditjen Bea Cukai menyebutkan bahwa mainan yang dibeli Faiz tidak mengantongi kelengkapan dokumen persyaratan impor seperti SNI. Inisiatif untuk menghancurkan mainan tersebut, tulis pihak Bea Cukai, juga atas inisiatif sang pemilik mainan.

 

Sumber: Tempo.co

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *