Viral, Anak Tega Bakar Rumah Orangtuanya Gara-Gara Tidak Segera Dibelikan HP

oleh -382 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Ulah Agung (16), seorang anak lelaki yang tega membakar rumah orangtuanya gara-gara tidak segera dibelikan ponsel menjadi viral di sosial media.

 

 

Beberapa netizen mengunggah foto peristiwa seorang anak lelaki asal Dusun Krajan, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, membakar rumah orangtuanya.

Banyak netizen yang mengutuk ulah Agung tersebut.

 

“Cilik digedekne lora ae di gendong, di obatne, gede ra bantu wong tuo malah gae nelongso wong tuo. Sokoe saiki turu neng omah tembok. Anak kok durhaka. (Kecil dibesarkan lalu kalau sakit saja digendong untuk diobatkan. Setelah besar tidak bantu orangtua malah membuat susah. Sekarang rasakan tidur di rumah tembok (penjara). Anak kok durhaka),” tulis Desta Azza dalam bahasa jawa mengomentari postingan Winarto.

Tidak hanya cacian, netizen juga banyak yang iba atas peristiwa yang menimpa Gumbrek (50), bapak dari Agung yang hanya seorang petani.

“Semoga anaknya segera tobat dan orangtuanya tabah dan sabar,” tulis Chana Indra.

Sementara itu, Kapolsek Jambon AKP Djoko Winarto membenarkan peristiwa tersebut.

“Motifnya anaknya minta handphone, tetapi belum dibelikan lalu marah hingga membakar rumah milik orangtuanya sendiri,” ujar Djoko saat dikonfirmasi, Sabtu 19 Mei 2018.

Djoko menjelaskan, peristiwa itu bermula saat Agung marah kepada bapaknya gara-gara belum diberikan ponsel, Jumat 18 Mei 2018 siang.

Saat itu, orangtuanya sudah menyanggupi. Namun, baru akan dibelikan setelah Lebaran.

Tidak sabar menunggu hingga Lebaran, Agung melampiaskan kemarahannya dengan membakar rumah.

Ia membakar dengan kayu bakar mulai dari dapur yang berada di bagian belakang hingga merambat ke bagian tengah rumah.

Api cepat memberanguskan sebagian rumah karena terbuat dari kayu. Api berhasil dipadamkan oleh warga bersama polisi dan tentara.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Orangtua, nenek dan saudara pelaku selamat dari amukan api.

“Ibu kandung pelaku tidak ada di rumah karena sedang merantau bekerja di Surabaya,” ujar Djoko.

“Kerugian material di atas Rp 75 juta, perabot rumah tangga dan uang tunai Rp 3 juta,” tambah Djoko.

Banyak Masalah

Djoko menuturkan, sebelumnya Agung pernah mengancam akan membunuh orangtuanya kalau tidak dibelikan sepeda motor.

Perkara itu sampai ditangani polisi. Saat itu, Agung membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Setelah membuat pernyataan itu, tidak berapa lama kemudian orangtuanya membelikan sepeda motor matic merk Yamaha,” jelas Djoko.

Tidak hanya mengancam orangtua, Agung juga pernah berurusan dengan polisi gara-gara berselisih dengan pemuda setempat.

Perselisihan itu lantaran Agung ugal-ugalan mengemudikan sepeda motor di jalanan kampung halamannya.

Djoko mengatakan, Bhabinkamtibmas setempat sudah membina Agung agar tidak mengulangi perbuatannya.

Kini, atas kasus pembakaran rumah, polisi mengusutnya.

“Terhadap peristiwa ini, kasusnya hari ini kami limpahkan ke penyidik PPA Polres Ponorogo untuk penanganannya,” tandas Djoko.

 

Sumber: Kompas

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *