Viral Video Naik Taksi Online, Penumpang Diminta Turun Oleh Petugas Keamanan Bandara

oleh -333 views

Situs Berita Terpercaya, Berita Akurat – Seorang pengguna layanan taksi online tiba-tiba saja dicegat oleh petigas keamanan bandara. Ia pun disuruh turun dan diminta untuk menaiki taksi online di bawah naungan Induk Koperasi Kepolisian (Inkopol) resmi yang beroperasi di bandara.

 

 

Peristiwa ini dibagikan oleh netizen dengan akun facebook @Daniel Christian Tarigan pada Sabtu 3 Maret 2018.

Dalam beberapa video yang diunggahnya, tampak petugas keamanan bandara dengan tegas melarangnya menggunakan jasa taksi online yang sudah terlebih dahulu ia pesan. Tidak hanya itu, ia pun ditegur pada saat merekam momen tersebut. Salah satu petugas sekuriti memaksanya untuk mematikan kamera ponselnya.

Si perekam bahkan terpaksa berbohong mengaku sebagai pers untuk mengambil gambar. Ia mengklaim jika petugas tidak berhak melarangnya mengambil gambar di ruang publik. Namun, petugas tetap tidak menggubrisnya. Ia kemudian diminta turun dari mobil untuk menggunakan taksi online di bawah nanungan operasional bandara.

Dirinya pun sempat menanyakan kepada petugas, apa alasan dirinya dilarang menggunakan taksi online itu. Namun, petugas berdalih hanya menjalankan perintah atasannya.

“Alasannya ya tidak boleh aja, karena kita juga menjalankan perintah dari pimpinan,” ucap salah seorang petugas dalam video.

Daniel pun menumpahkan curhatannya di sosial media Facebook. Ia mengaku tidak habis pikir dan merasa diperlakukan tidak adil.

Hari ini perasaan keadilan saya tergelitik sekali. Sudah sering melihat taksi online digerebek di bandara. Dulu masih takut-takut merekam. Kali ini saya beranikan diri merekam dan melawan petugas sekuriti yang mengintimidasi saya untuk mematikan kamera,” tulis Daniel di laman facebook-nya.

Menurut Daniel, penumpang sejatinya diberikan kebebasan penuh memilih media kendaraan yang diinginkannya untuk keluar dari bandara. Semua bandara di negara maju, lanjutnya, tidak ada pembatasan mengenai bagaimana orang keluar dari area bandara.

Masalah kedua. Jikapun dibatasi, seharusnya taksi gelap juga dibatasi. Yang terjadi hari ini, saya langsung ditawari taksi gelap di terminal setelah taksi online saya ditahan dan saya diturunkan,” timpalnya.

Yang saya lakukan hari ini mungkin konyol mungkin berani. Entahlah. Setidaknya saya berhasil meloloskan satu taksi online warna putih yang ditahan sekuriti bandara yang hanya menjalankan perintah atasan tanpa tahu kenapa dan apa dasar hukum mereka merazia taksi online,” tuturnya lagi.

Jika memang pun dilarang beroperasi di bandara, maka razia juga taksi gelap, sopir travel antar kota dan ojek di bandara. Mereka semua tidak resmi. Kenapa cuma taksi online yang sampai dipukul-pukul mobilnya,” protes Daniel.

Jika memang tidak ada yang salah dengan tindakan sekuriti, kenapa harus takut divideokan? Polisi yang bertugas dengan benar saja malah bangga kalau divideokan. Sekuriti bandara yang pernah ditempeleng sama penumpang di Manado juga fine-fine aja direkam. Karena mereka tidak bersalah,” tutupnya.


Sumber: Okezone

Berita Akurat | Berita Akurat Terpercaya | Berita Terkini | Situs Berita Terpercaya | Berita Akurat Terkini

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Image and video hosting by TinyPic

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *